Jumat, 08 November 2013

Seni Menaklukan Raksasa

Kisah berikut, jangan dipandang dari memihak kepada siapa, atau kisah dari kitab agama apa. Tapi lihat dan bacalah dari sisi baiknya, petik sisi positifnya. Sisi dimana kita harus membolak-balikan pikiran. Berikut kisah yang sangat inspiratif bagi kamu yang merasa “kecil”.

3.000 tahun yang lalu tanah Palestina, ada sebuah lembah yang sangat indah, namanya Lembah Elah. Lembah ini membagi area menjadi dua. Dari Crete di selatan, datanglah bangsa Phillistine yang jago perang ingin menyerbu ke arah Israel. Bila mampu menerjang lewat Lembah Elah dan masuk ke pegunungan, mereka akan berhasil mengacaukan dan membelah Israel.

Raja Saul, raja Israel saat itu, mendengar kabar tersebut dan langsung membawa serdadunya untuk menahan serangan lawan. Sampailah kedua pihak serdadu pada kedua sisi berseberangan. Orang-orang Phillistine dari selatan tidak berani menerjang ke utara dan sebaliknya serdadu Saul juga tidak bisa menyerang ke selatan. Karena, siapa pun yang menyerang lebih dulu harus melewati lembah dan akan mudah dipukul hancur oleh pihak lawan.

Untuk waktu yang lama, kedua pihak bertahan, sampai akhirnya diputuskan sebuah pertarungan satu lawan satu untuk menentukan siapa pemenangnya. Ini sebuah tradisi perang terhormat masa itu untuk menghindari pertumpahan darah yang luar biasa, atau ketika terjadi deadlock. Pihak Phillistine mengirimkan pahlawan perang mereka yang paling hebat, Goliath. Raksasa terhebat ini dalam setiap peperangan selalu menang. Goliath turun dengan pakaian perang dari besi, helm besi, dan tiga senjata perang terbesar, diantar oleh pengawal yang membawakan perisai.

Tecengang karena keperkasaan Goliath, tidak ada satu pun orang Israel yang berani melawannya. Sampai akhirnya seorang gembala, David, menghadap Raja Saul untuk mewakili Israel melawan Goliath. Katanya, “Biarkan saya melawannya. Saya terbiasa melindungi hewan-hewan saya serta membunuh serigala dan macan yang ingin memangsanya.” Karena tidak ada pilihan, raja mengizinkannya. Raja menawarkan baju perang dan pedangnya. Namun kata David ”Terima kasih, tetapi saya tidak pernah memakai itu.” David pun berangkat dengan membawa lima batu dan satu slinger (semacam ketapel yang cara penggunaannya diputar-putar terlebih dulu seperti bandul).

Goliath merasa terhina dan berkata, “Datanglah kemari, akan kucincang dan kuberi dagingmu kepada burung-burung surga dan binatang buas hutan ini.” Dan ketika melihat David mendekat, Goliath berseru, “Apakah kau kira aku anjing, sehingga kau membawa tongkat-tongkat pengusir?

David memutar slinger-nya, lalu “menembakkan” batu cadas yang sangat keras itu tepat di dahi Goliath di tengah kedua matanya. Goliath pun langsung rubuh, jatuh. David mengambil pedang Goliath dan dipenggalnya kepalanya, sehingga semua norang Phillistine yang kalah melarikan diri tecerai-berai.

Slinger atau ketapel yang dibawa David bukalah ketapel mainan dengan karet dan kayu berbentuk V, melainakan senjata yang pada zaman itu sering dipakai dalam perang. Kehebatan dan ketepatannya tercatat dalam banyak sejarah sebagai salah satu senjata menembak jauh seampuh panah. Ketapel itu adalah dua tali yang tengahnya ada kulit di mana batu diputarkan dengan kecepatan sampai enam putaran per detik, dan dilepas satu tali sehingga batu akan meluncur dengan kekuatan yang sama dengan pistol 45mm. Dan bila mengenai kepala musuh, bisa menembus dengan instan.

Goliath adalah raksasa besar yang tentu kuat sekali dan mampu perang dalam jarak dekat dengan menggunakan senjata besar. Riset menunjukan, hampir setiap raksasa selalu mempunyai kelemahan mata yang kabur dan gerak yang lamban, sehingga dia harus diantar pembantu ke arena supaya tidak menabrak kiri-kanan. Dia mengira David akan datang dan berperang jarak dekat saling menghantam dengan parang atau pedang dan tombak.

Ketika David memakai slinger sambil lari mendekatinya, tidak ada keraguan lagi bahwa David pastilah mampu mengalahkan Goliath yang berbaju besi, bersenjata berat dan bergerak lamban itu. Malcolm Gladwell mengatakan bahwa sebelum bertempur pun, dengan jelas terlihat David akan menang mutlak. Jadi, ini bukan sebuah kebetulan, tetapi sebuah hal yang sudah dapat dipastikan. Karena, pertempuran yang terjadi bukan pertempuran jarak dekat seperti yang diharapkan Goliath. Jadi, pertarungan ini di luar perhitungan Goliath atau banyak orang lain.

Dalam bisnis, ternyata sering yang lebih kecil selalu dapat menang bilamana tahu bagaimana cara bertempurnya. Bagaimana bisa menggunakan cara yang justru menguntungkan si kecil, karena bermain di luar pola permainan si raksasa. Raksasa kuat hanya dalam hal tertentu, dia hebat di satu lini saja, tetapi dalam permainan lain raksasa justru akan lemah karena kehebatan itu hanya ada pada beberapa hal.


Buku ini penuh berisi cerita yang sangat menarik dan mencengangkan, serta memberi pemahaman baru yang berbeda. Bila ada persaingan si kecil dan si raksasa, yang kecil justru lebih mungkin menang, asalkan dia bersaing dengan cara yang berbeda dan memanfaatkan kelemahan justru dapat berubah menjadi manfaat dan keunggulan, asalkan dilakukan dengan tepat, baik dan benar.


Sumber: SWA Magazine, telah di edit dan dipotong sesuai kebutuhan.

Senin, 21 Oktober 2013

Janji Hingga Fajar


Sikap lelaki yang membuat ibu/istrinya sedih adalah ketika ia berjanji pulang lebih awal. Tapi tak kunjung datang. Sang ibu/istri menunggu resah, berharap sang lelaki cepat pulang.

Sang ibu/istri merasa senang ketika lelakinya akan lekas pulang. Dimasaknya makanan kesukaan, dirapihkannya kamar untuknya beristirahat. Atau sang istri yang sudah bersolek menyambut kedatangan suaminya.

Tapi sudah terlalu larut, sang lelaki tak kunjung datang. Makanan yang mendingin, kemolekan yang pudar, kamar yang tak lagi rapih. Tak ada kabar tentang kepastian akankah janjinya untuk pulang lebih awal itu benar. Hingga akhirnya tiba saat fajar. Si lelaki pulang tanpa penjelasan, tanpa rasa menyesal.

Jangan berjanji bila tak bisa menepati. Kabar itu lebih indah dari seribu janji~

Rabu, 02 Oktober 2013

Konser Metallica di GBK Jakarta

Ini adalah tulisan yang sangat telat karena saya baru sempat menulis ini di bulan Oktober sedangkan acaranya sendiri sudah terlaksana di bulan Agustus 2013.

Kedatangan band metal ternama ini membuat saya dan pasangan saya ingin turut meramaikan konser tersebut. Siapa yang mau kelewatan band legendaris dari Amerika ini. Bisa dibilang konser ini adalah hajatnya #metalheads (sebutan untuk para pecinta musik metal). Terlebih lagi yang konser bisa dibilang embahnya band Metal. Metallica siap mengguncang GBK 25 Agustus 2013. Saya menyebut konser ini “lebaran haji” -nya anak metal. Bukan hanya masyarakat pecinta Metallica yang menyaksikan konser ini, sampai-sampai Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang biasa disebut Jokowi juga ikut masuk ke dalam kerumunan jemaah metal malam itu.

Saya dan pasangan memang tidak datang lebih awal seperti #metalheads lainnya karena saya harus menyelesaikan sebuah shooting dulu sebelum cabut ke GBK. Sesampainya di GBK kami parkir motor di gedung TVRI, tidak lupa untuk mengisi perut dulu. Setelah itu kami jalan kaki ke GBK dengan pakaian serba hitam. Dan t-shirt yang kami pakai baru saja kami sablon di siang hari sebelum konser malam harinya dan design/gambar pada t-shirt sengaja saya buat sendiri (atas permintaan pasangan saya) agar tidak sama dengan t-shirt yang dipakai oleh #metalheads lainnya, dan temanya ya konser.


Saya melengkapi t-shirt saya dengan legging robek-robek (sudah robek dari sananya pas beli), sepatu janggel dan tas bahan berwarna putih biru. Sempat kaget karena baru tiba di gerbang masuk kami sudah diminta interview oleh Global TV untuk keperluan laporan konser sepertinya. Lalu di gerbang ticketing kami kembali diminta interview oleh Net TV untuk program fashion-nya yang berjudul “I Look”.


Senang dan seru banget pas denger konser sudah dimulai dan dibuka oleh Seringai. Tapi kami hanya bisa menyaksikan saat Metallica mulai karena kami memang datang agak telat. Kami juga tidak terlalu dekat dengan panggung. Berada di posisi tribun sebelah kanan stage dan tidak bisa terlalu jelas melihat aksi opa James dkk di atas panggung. Tapi giant screen dan euphoria malam itu sungguh luar biasa. Metallica sempat mengiibarkan bendera merah putih bertuliskan Metallica Solo – Indonesia yang dibawa oleh #metalheads, serentak para jamaah konser Metallica menyerukan nama Jokowi.



Bangga dalam hati bisa menyaksikan konser terbesar di Indonesia. Stadion GBK yang berisi lebih dari 60.000 orang ini dinyatakan sukses dan bubar dengan tertib. Konser ini diselenggarakan oleh Blackrock Entertainment. Semoga kedepannya para promotor canggih ini bisa mendatangkan band-band luar lagi dan membuat konser sebesar ini.

Selasa, 29 Januari 2013

Cara Mengendalikan Gaji Bulanan


Gaji sudah diatas rata-rata tapi sering kali habis dalam sekejap untuk membayar tagihan, cicilan dan kebutuhan lainnya. Itulah yang aku alami, padahal umurku baru 24 tahun dan belum menikah. Ingin mengendalikan pengeluaran namun sulit. Tapi aku selalu berusaha mengendalikan dengan caraku sendiri. Nih aku buat tips untuk kamu yang selalu merasa gajinya cepat habis bahkan kurang.



1. Hitung semua pengeluaran termasuk uang untuk hidup sehari-hari dan cocokkan dengan gaji yang kamu dapatkan. Minus atau plus? Kalau minus, minus berapa, lalu kamu cocokan lagi agar pas.
2. Sisakan uang gajianmu untuk kebutuhan sehari-hari.
3. Bayar tagihan atau cicilan yang kamu miliki.
4. Keluarkan uang untuk prioritas terlebih dulu.
5. Jangan belanja berlebihan, belikan barang yang memang kamu butuhkan saja. Sebelumnya, buatlah list belanja agar kamu hanya membeli yang tertera pada list belanja tersebut.
6. Batasi penggunaan kartu kredit, bahkan tidak perlu memiliki kartu kredit kalau memang belum sesuai dengan gaji yang kamu miliki.
7. Investasikan uang, misalkan dengan menabung atau mendepositokan uang yang bisa ditarik sesuai persetujuan.
8. Jangan liburan dengan menggunakan uang pinjaman. Liburanlah dengan cara menabung agar sepulang liburan kamu tidak stres bayar hutang.
9. Bila merasa gaji tidak sesuai dengan pengeluaran, kreatiflah untuk mencari side job


~Laura

Rabu, 02 Januari 2013

Guns and Roses Jakarta #GNRJKT



“Wahhhh, Guns and Roses mau konser di Jakarta”, jerit hati saya ketika mengetahui itu. Lalu rasa tertarik agak hilang karena personel asli GNR hanya Axl Rose. Waktu terus berjalan, kira-kira H-7 gembar gembor konser GNR di social media semakin memanas, dan saya pun semakin panas karena belum punya tiket.K arena awalnya memang tidak minat nonton meskipun GNR adalah salah satu band rock Amerika yang saya tunggu-tunggu untuk konser di Jakarta, Indonesia.

Euforia kedatangan GNR semakin memanas, H-1 saya coba ikutan kuis untuk mendapatkan tiket GNR di @Indikapro. Saya minta dukungan teman-teman dan followers di akun Twitter saya @Laura_Iyos, lumayan banyak yang mendukung tapi saya yakin saya tidak akan menang karena banyak peminat dan hanya akan ada 1 pemenang saja. Merasa sedih dan gundah, lalu berpikir apa saya datang saja lalu beli tiket on the spot, kan bisa murah kalau beli di calo. Dari pada bayar mahal tapi nonton di giant screen.

15 Desember 2012
Di hari H konser GNR saya makin gelisah, sampai mimpi nonton GNR. Pas bangun tidur, gak sengaja teman saya bernama Diana BBM saya dan ngajak nonton GNR. Dia juga belum punya tiket, pengen beli on the spot juga. Akhirnya kita deal berangkat siang walaupun konsernya jam 7 malam di Lapangan D, Senayan, Jakarta. Setelah sampai Manggarai, dapat kabar kalau konsernya di cancel, saya cari tau lewat media online. Ternyata benar, konser ditunda sampai hari Minggu, 16 Desember 2012 di MEIS, Ancol, Jakarta. Mood langsung turun, dan masih ragu besoknya tetap datang atau tidak.


Akhirnya meyakinkan diri untuk terus berjuang untuk nonton GNR, karena saya pecinta Axl Rose (meskipun sekarang sudah menua, perutnya dan style-nya jadi hiphop). Konser dimulai jam 13.00, open gate jam 11 siang, tapi saya sampai TKP jam 13.30. Sampai di MEIS bertemu Diana, bergabung dengan fans lain yang belum punya tiket. Kenalan dan bergabung mencari tiket agar lebih murah, mulailah kita tawar menawar dengan para calo. Akhirnya, karena kita berenam pak calo mau dengan harga yang kita tawarkan.



Lalu kita dibawa ke suatu tempat, singkat cerita kita akhirnya naik ke ruang konser lewat jalan belakang. Kaget bukan kepalang, dengan biaya yang sangat murah saya tidak sangka saya berada di depan stage, saya paling depan dan langsung melihat Axl Rose. Ya, kita di VIP yang harganya 2 juta! FYI, harga tiket paling mahal 2 juta, 1,1 juta dan 700 ribu rupiah. Masuk lewat pintu samping panggung, saya langsung lari karena benar-benar senang berada di paling depan. Sedikit demi sedikit menyelip penonton yang lain, saya dan Diana sudah lebih dekat dengan GNR. Bertemu dengan seorang wanita bernama Farah, dia nonton sendiri dan lewat belakang juga (calo). Kami bertiga nyelip terus sampai lumayan lebih dekat ke panggung.


Saya bangga bisa nonton paling depan, saya merinding bisa bernyanyi bersama GNR dan penonton lainnya. Apalagi ketika Bumblefoot (Lead Guitar) pengganti Slash memainkan lagu Indonesia Raya dengan petikan gitarnya, semua penonton ikut bernyanyi dan kerennya disambung ke lagu Don’t Cry. Kami bahagia, terkejut, gembira Bumblefoot hebatttt!! Axl Rose memainkan piano di lagu November Rain. Mereka tampil maksimal, suara AXL masih melengking walaupun tak semulus waktu muda. Dj Ashba juga bermain dengan apik, menjadi salah satu sorotan  juga di malam itu. Tapi saya agak sebel karena kelewatan lagu Welcome To The Jungle, karena masuknya telat. Konser bertajuk  Appetite For Democracy Tour ini berlangsung selama 3 jam, beberapa lagu hits yang dibawakan adalah Sweet Child O’Mind, Welcome To The Jungle, November Rain, Don’t Cry, Patience, Paradise City, Civil War dan lain sebagainya. Katanya sih diawal-awal mereka memainkan lagu-lagu di album terakhir mereka Chinese Democracy.


Walaupun GNR tampil dengan maksimal, Axl Rose pun berusaha untuk maksimal. Meskipun terlihat di satu-dua lagu Axl ke belakang panggung untuk sekedar ganti jaket/kostum atau malah menghela nafas. Maklum, sudah tidak muda lagi. Dan kekosongan Axl dipanggung tersebut, diisi dengan aksi para gitaris.  Bumblefoot sempat menyanyikan 1 lagu sambil menunggu Axl kembali ke panggung. A little bit weird sih! Tapi, over all vocal Axl Rose, gitar Dj Ashba, Bumblefoot, Richard Fortus, bassist Tommy Stinson, keyboardist Dizzy Reed dan Chris Pitman, serta drummer Frank Ferre sangat kerennnnnnnnnn!! Walaupun kalu boleh jujur, music mereka jadi agak sedikit berbeda dengan GNR jaman dulu di tahun 80an. Tapi tetap, you guys rocks!!!!

Selasa, 06 November 2012

Sejak Oktober 2012, alhamdulillah saya bisa kerja freelance di Metro TV. Siapa yang sangka, cuma iseng-iseng berhadiah aja saya ngelamar disana. Awalnya liat dari Retweet-an Kang Soleh Solihun. Terus saya coba ngelamar sambil nyelipin foto Keti Pera saya by email. Eh alhamdulillah ada panggilan dan diterima.

Ini Foto Kety Pera-nya :D
Masih kaku sih ketemu para komik-komik itu. Awalnya saya pikir pegang Facebook dan Twitter karena saya melamar sebagai Social Media Administrator (kerjaan saya saat ini Social Media Manager). Ternyata kriteria untuk memegang kedua socmed itu harus lucu, jadi yang pegang dua socmed itu ya salah satu komik juga. Dan Website Stand Up Comedy Metro TV lah yang saya pegang. Kerjanya wawancara Stand Up Comedian dan tukang bikin artikel juga.

Serunya (pasti loe biasa aja), awal ketemu Kang Soleh di ultahnya Stand Up Comedy di FX, Senayan. Terus pas saya lagi nongkrong di acaranya Sound For Orangutan di Rolling Stone Cafe saya ngeliat Kang Soleh duduk sendirian (kayak gak punya temen). Terus serunya dimana? Serunya ya ketemu Kang Soleh di dunia musik, karena musik adalah passion saya dan Kang Soleh mantan jurnalis Rolling Stone Magazine (pasti banyak ilmunya nih tentang musik & musisi). Saya juga sering lihat RT-an dari Kang Soleh tentang musik. Terus saya baca blognya tentang lagu Rajawali-nya The Flowers Rajawali -- The Flowers di Terusik Traxkustik. Suka banget sama artikelnya karena saya juga suka lagu itu, terutama yang liriknya "Kalau kau tak suka dengan isi gelasku, pergi sana menjauhlah dari diriku", dan dibahas di blog-nya Kang Soleh itu.

Eh pas lagi shooting Stand Up Comedy di Metro TV ketemu lagi, langsung deh saya todong interview. Nih artikel saya waktu interview Kang Soleh Soleh Solihun: Antara Tantangan, Passion dan Uang Kok sepertinya kisah perjalanan saya ini penuh dengan Kang Soleh Solihun ya????

Soleh Solihun: Antara Tantangan, Passion dan Uang

Sebenernya tulisan ini untuk microsite-nya Stand Up Comedy Metro TV tapi micrositenya belum launching. Jadi curi start deh, hehehe. Langsung aje yeh.

Siapa yang tak kenal Soleh Solihun? Apa lagi saat ini ia adalah salah satu komik yang lucu dan ‘soleh’ (ehem). Soleh Solihun adalah seorang wartawan, penyiar radio dan komik. Menurutnya mengerjakan tiga pekerjaan tersebut ada kesenangannya masing-masing. Soleh suka menjadi penyiar karena menjadi penyiar tidak bikin stres dan menantang, menjadi jurnalis musik adalah sebuah passion untuknya, sedangkan menjadi komik adalah sebuah tambahan rejeki (baca: bayarannya lumayan).

Backstage Stand Up Comedy Metro TV
Menurut Soleh, gak ada pengalaman yang sangat buruk ketika sedang ber-stand up, dan ketika sedang tidak lucu pun buatnya bukan sesuatu masalah besar sehingga bisa menimbulkan traumatik. “Kalau misalkan lagi gak lucu ya udah nanti juga lewat. Dan gak ditanya di alam kubur juga kan, paling sehari dua hari orang juga akan lupa,” ungkapnya dengan keseriusan yang sebenarnya lucu (baca: menghibur). “Gak apa-apa gak lucu kan gak ngerugiin orang lain, kecuali kita itu korupsi, itu baru ngerugiin” lanjutnya. Meskipun lucu atau enggak job ada saja untuknya, menurut Soleh itu sih rejeki dan rejeki gak boleh di tolak. Ada yang lucu tapi kurang laku, kadang-kadang itu masalah pencitraan saja.

Sesuai dengan namanya “Soleh”, ia membawakan komedi dengan sentuhan religius yang ada dalam dirinya. Kalimat seperti Gusti Allah, Astagfirullah, Alhamdulillah tidak luput dari ucapannya sehari-hari maupun saat stand-up.

Menurutnya bayaran sangat menentukan pertunjukkan, bayaran berbanding terbalik dengan  kenikmatan. Maksudnya, semakin besar bayarannya, semakin gak nikmat manggungnnya karena jadi tidak lepas dan biasanya acaranya kaku, tidak bisa jadi diri sendiri. Tapi kalau semakin kecil bayarannya atau bahkan tidak dibayar, malah semakin nikmat dan lepas manggungnya. “Kepuasan psikologis berbanding terbalik dengan bayarannya,” ungkapnya serius.

Soleh bukanlah salah satu maniak dan penggemar Stand Up Comedy dan tidak punya cita-cita untuk menjadi Stand Up Comedian. Karena orang-orang menganggapnya suka dan bisa ya dinikmati oleh Soleh. “Mumpung laku ya dimanfaatin, ada masanya kita gak laku. Gak apa dibilang aji mumpung, yang penting halal. Ada rejeki jangan ditolak, lebih baik jadi aji mumpung dari pada ada kesempatan tidak dimanfaatkan,” Jelasnya.

Saat ini bukunya yang berjudul “Celoteh Soleh” sudah 2 kali cetak. Dan Soleh sedang menyiapkan  Novel yang rencananya akan launching akhir tahun ini. Ya begitulah Soleh, kerjaannya memang hanya siaran, menulis dan melucu. (Laura)

Jumat, 19 Oktober 2012

Social Media dan Band (Brand)


Jaman sekarang punya band tanpa social media, seperti punya burung tanpa sayap. Social media sangat penting untuk membangun sebuah komunikasi, komunitas dan promosi. Jadi kalau burungnya gak bisa terbang, tetep aja ada di dalam sangkar, gak tau pasar dan dunia luar. Berikut tweet saya pada tanggal 19 Oktober 2012 tentang Social Media dan Band:

Social Media dan Brand


Tweet 1
Seorang social media specialist bertugas membuat dan mengembangkan suatu komunitas untuk keperluan/kemajuan produk/brand-nya sendiri.

Tweet 2
Pada dasarnya, selain menjalin komunikasi antara produk/brand dengan fans/konsumen. Tujuan utama socmed adalah untuk promo dan sales.

Tweet 3
Setiap brand punya market dan SES-nya tersendiri. Tapi kalau urusannya kuis dan kontes berhadiah, semuanya mau ikutan. Artinya, fans/konsumen suka sesuatu yang free (gratis) dan berguna.


Social Media dan Band

Tweet 4
Band adalah brand. Karya adalah produknya. Jadi produk dan brand itu luas dan beragam.

Tweet 5
Band (brand) butuh awareness, sedangkan karya (produk) butuh dipromosikan untuk menciptakan sales.

Tweet 6
Supaya brand mudah dikenal masyarakat, brand harus menciptakan produk yang sesuai dengan target marketnya.

Tweet 7
Artinya Sebuah band harus menciptakan karya sesuai dengan pasarnya.

Tweet 8
Fakta penting dalam menggunakan social media adalah konsisten.

Tweet 9
Sebuah konsistensi sebuah brand untuk meng-update semua kegiatan ataupun hanya sekedar greeting membuat brand tersebut hidup dalam komunitasnya.

Tweet 10
Konsistensi yang perlu dilakukan band di social media adalah mem-posting sesuatu secara berkala.

Tweet 11
Beri jeda, jangan mem-posting sesuatu secara bertubi-tubi karena akan menjadi sampah dan mengganggu user lain.

Tweet 12
Jangan lupa update terus jadwal manggung, jadwal kegiatan, posting karya-karya, promosi, ciptakan conversation, dll. (Laura)



Selasa, 14 Agustus 2012

Krosboi, "Penguasa" Gudang Garam Intermusic Rockstar Bandung


Jakarta - Bandung menjadi wilayah terakhir pencarian rockstar Gudang Garam Intermusic Rockstar. Krosboi pun terpilih menjadi jawaranya, mengalahkan dua band lainnya yakni Anomali dan Visual.

Poin yang diraih ketiga band ini berdasarkan hasil penjurian pada SMS Vote (5%), Online Vote (20%), serta juri yang datang dari Sony Music Entertainment (75%). Band yang terdiri dari pemuda-pemuda berbakat ini pun otomatis menjadi juara 1.

Krosboi pun berhak membawa sejumlah hadiah yakni uang Rp 5.000.000 plus album kompilasi, trophy, dan sertifikat. Sementara untuk pemenang 2 berhak mendapat uang Rp 3.000.000 dan sertifikat, serta pemenang 3 meraih uang Rp 1.000.000 dan sertifikat.

Seperti diketahui, aliran musik rock menjadi inti musik Krosboi yang terentang lebar. Mulai dari hard rock hingga ballad rock, mampu dibawakan oleh salah satu finalis Gudang Garam Intermusic Rockstar ini.

Hal tersebut didasari oleh kecintaan masing-masing personilnya terhadap jenis musik ini, dan sebuah cita-cita bahwa rock bisa bangkit kembali di ranah industri musik Indonesia.

Diawali ketika Kanda yang pada 2007 masih bermain keyboard di The Flowers merasa membutuhkan saluran untuk memainkan karya-karyanya sendiri. Ia pun memutuskan keluar dan mengajak Indra, kawan lamanya yang kembali ke Jakarta setelah tiga tahun bermukim di Bali untuk bermain gitar. Menyusul gabung kemudian Gilang (bass gitar), Ipet (vokal), dan Reza (drum).

Krosboi awalnya hanya berkonsentrasi pada kegiatan panggung dan merekam lagu-lagu yang dibuat. Pada 2009 mereka membuat mini album berisi tiga lagu secara independen yang hanya dijual saat mereka tampil. Album self-titled yang selalu habis terjual ini pada suatu waktu akhirnya urung diproduksi lagi untuk alasan yang lebih besar, yaitu full album.

Proyek full album yang mereka beri judul "Industri Bintang" rampung dikerjakan pada akhir 2010, namun tidak segera rilis karena keterbatasan biaya promosi. Menunggu saat yang tepat untuk merilis album, akhirnya mereka memutuskan untuk bergerilya secara sporadis demi bisa mewujudkan cita-cita Krosboi.



Source: Gudang Garam Intermusic Rockstar

Senin, 06 Agustus 2012

When a man says........... And lady act like............

Ada PRIA yang blg
"aku mau punya istri seperti mamaku"
(nikah aja sama mama lo)

Ada PRIA yang bilang
"kaya kakak gue dang pandai bersolek"
(pacaran aja sama kakak lo)

Ada PRIA yang bilang
"ceweknya temen gue pakaiannya keren-keren dan feminin.gue pengen lo kaya dia"
(pacaran aja sama ceweknya temen lo)

Ada PRIA yang bilang
"cengeng banget sih lo, manja!! Kaya laki-laki dong gak bawel"
(pacaran aja sama laki-laki)

Sebagian laki laki ingin diperlakukan seperti laki-laki
Seperti yang mereka (laki-laki) mau
Yaudin, pacaran aja sama sesama laki-laki
Beres kan??
Gitu aja kok repot

Laki-laki dan perempuan itu beda (bebek sama kuda)
Makanya laki-laki dan perempuan dipasangkan
Untuk saling mengisi perbedaan
Untuk saling mengisi kekurangan

Pada dasarnya semua orang egois dan ingin menjadi diri sendiri, tapi liat deh gak sedikit dari orang yang berubah karena cinta

Bagi laki-laki saya harap tidak tersinggung, karena ini hanya sebuah wacana
Dan saya sadar tidak semua laki-laki seperti ini, ini hanya untuk sebagian laki-laki yang kolot

Karena pada prinsipnya kita hidup untuk saling menghargai
Makanya laki-laki jangan marah kalau dibilang Buaya karena gak sedikit perempuan yang mau jadi Lubang Buaya

Dan sekali lagi ditekankan, ini bukan untuk semua laki-laki karena tidak semua perempuan juga baik
Ini hanya contoh kecil :)

cheers n peace ^_^

8 January 2010

Jumat, 06 Juli 2012

Misteri Lagu Bohemian Rhapsody


Bicara tentang seni membuat lagu, setiap penulis/pencipta lagu pastinya mempunyai makna tersendiri baik dari segi lirik dan setiap frasenya bahkan sampai kunci nada serta struktur chordnya.

Menurut pengamatan banyak yang mengatakan bahwa lagu Bohemian Rhapsody mempunyai banyak misteri. Berasal dari album Queen yang berjudul “A Night At The Opera” yang diproduseri Roy Thomas Baker pada tahun 1975. Lagu ini dikarang oleh Freddie Mercury sang vokalis Queen sendiri. So, ada misteri apa sih dibalik lagu Bohemian Rhapsody ini? Check this out!!

Freddie Mercury adalah penulis lagu dengan menggunakan kunci-kunci aneh. Nada dasar cepat berubah dan mempunyai struktur chord yang susah dimainkan dan dinyanyikan, demikian halnya pada lagu Bohemian Rhapsody. Dari E flat Mayor ke F Minor kemudian ke A Mayor dst. Lagu yang dimulai acappella dengan pertanyaan : “Is this the real life – Is this just fantasy” dan diakhiri dengan dengan suara gong itu memang cukup unik, sehingga tidak heran bila hampir semua penggemar musik pasti kenal lagu ini.

Selain terletak pada keindahan partitur, piano, suara Freddie, Guitar May atau koor-nya, Bohemian Rhapsody menjadi sangat menarik lantaran lirik lagunya yang mengundang sejuta misteri sejalan dengan kepergian si pencipta. Bohemian Rhapsody sangat complicated, dan menimbulkan banyak perdebatan makna lagu.

Freddie berbeda dengan personil Queen lainnya yang senang bercerita bagaimana proses kreatif atau inspirasi sebuah lagu ditulis. Freddie selalu mengelak apabila ditanya tentang bagaimana makna lagu ciptaannya atau bagaimana inspirasinya timbul. Freddie sangat membenci terhadap banyak analisa dalam materinya, ia lebih menyukai dan memberi kebebebasan kepada penikmatnya untuk membangun penafsiran mereka sendiri.

Perekaman Bohemian Rhapsody dilakukan selama 3 minggu, mulai pada tanggal 24 Agustus 1975, di Rockfield Studio 1 dekat Monmouth di Inggris. Untuk menghasilkan sebuah Maha Karya, Queen menggunakan beberapa alat Fender Precision Electric Bass, Red Special electric guitar, Ludwig Drums, timpani dan sebuah Paiste Gong. Freddy sendiri menggunakan sebuah Bechstein “Concert” Grand Piano, yang digunakannya juga saat promosi video dan konser Tour Bohemian Rhapsody di UK.

Pembuatan koor pada lagu Bohemian Rhapsody yang terdiri dari 180 (note : ada yang menyebut 120) vokal latar itu direkam secara marathon di mesin rekaman 24 trek dengan vokal anggota Queen selama satu minggu. Ini merupakan salah satu unsur keunikan Bohemian Rhapsody yang memadukan berbagai unsur musik klasik salah satunya yaitu opera.

Freddie sangat pesimis dengan lagu yang berdurasi 5 menit 55 detik ini, karena terlalu panjang. Bagaimana lagu ini bisa sangat hits? Awalnya Freedie hanya meng-copy untuk seorang temannya DJ radio di London, Kenny Everet. Freddie mengatakan pada Kenny, bahwa lagu itu diberikan secara pribadi dan tak boleh diputar di radio atau untuk umum. Tapi Kenny justru nekad memutar lagu itu di radionya, hingga empat belas kali dalam hari yang sama. Sejak saat itu, seluruh stasiun radio besar memutar secara utuh lagu itu dan, Bohemian Rhapsody menjadi hit dan menggemparkan Inggris pada masa itu, serta menempati tangga nomer satu selama sembilan minggu. Bahkan hingga sekarang menjadi Magnum Opus yang sangat legendaris.

Kemisteriusan Magnum Opus Bohemian Rhapsody menimbulkan banyak perbedaan pendapat mengenai maknanya, diantaranya :

* Bahwa Bohemian Rhapsody adalah lagu yang menceritakan seseorang miskin (I am just a poor boy) yang tertekan yang kemudian membunuh seseorang (Mama..just killed a man, Put a gun against his head, Pulled my trigger, now his dead). Dan dia harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya. Kemudian dia meminta (atau dimintakan?) pengampunan karena alasan latar belakangnya yang miskin. Bahwa hanya Tuhan yang semestinya menghukumnya, bukan masyarakat. Dia kemudian mencoba membantahnya bahwa dia telah membunuh seseorang, dengan istilah jalanannya : “menari” (will you do a fandango). Dan menanamkan setan dalam dirinya sebagai alasan lain (Beezelbub). Namun nampaknya dia tidak memperoleh kemudahan. Bahkan timbul konflik batin, karena bagaimanapun dia tidak boleh lepas dari kenyataan (no escape from reality) dan harus mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

* Bahwa Bohemian Rhapsody adalah lagu yang menceritakan kenyataan atau ramalan kehidupan Freddie Mercury. Bahwa “just killed a man” dalam lirik tersebut bisa diartikan bahwa dia membunuh orang lain, atau membunuh dirinya sendiri. Ingat bahwa Freddie seorang homoseksual yang pada masa itu (era tahun 70-an) dapat dihukum mati, atau ramalan terhadap penyakitnya yang kelak menyebabkan kematian tragisnya.

* Bahwa Bohemian Rhapsody adalah lagu yang menceritakan seseorang miskin (I am just a poor boy) yang akan dihukum gantung (Open your eyes Look up to the skies and see) untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena membunuh (just killed a man, Put a gun against his head, Pulled my trigger, now his dead). Tapi dia tidak ingin dikasihani (i need no sympathy). Dan kemudian dia membaca mantra agar diloloskan dari hukumannya. Semua dia mintai pertolongan….., mulai kepada Allah (Bismillah) sampai kepada Setan (Beezelbub).

Lo tentu bebas pula mengapresiasikan makna lagu Bohemian Rhapsody. Berjuta apresiasi akan bermunculan, namun yang pasti May-Deacon-Taylor pasti akan tetap bungkam, berlindung di belakang kematian Freddie. Karena, sebagaimana lukisan Monalisa – Leonardo Da Vinci, maka Bohemian Rhapsody ini akan tetap menarik menjadi misteri kehidupan sejalan dengan kepergian si pencipta.

*Diambil dan dirangkum dari artikel yang mempunyai banyak sumber
The other of my source: http://on.fb.me/L4MF4c

Kamis, 05 Juli 2012

Solidaritas dan Musisi


"Bukan Sekedar Bermusik, Tetapi Musisi Juga Punya Hati"

Sebuah tajuk yang ingin saya kupas dalam bentuk solidaritas dunia musik dan musisinya.

Tidak sedikit masyarakat yang mencap para musisi hanya mengenal drugs, alkohol, seks bebas, penghasilan tidak jelas, urakan dan lain sebagainya.

Tapi, sadarkah diantara para musisi juga mempunyai solidaritas yang sangat tinggi? Baik solidaritas antar profesi, generasi, aliran, komunitas dan sebagainya. Berikut beberapa solidaritas yang berhasil dirangkum dalam beberapa tahun ini.

1. Erix, vokalis/bassist Endank Soekamti yang tidak sengaja mencetuskan “Konser Solidaritas Musisi Yogya Untuk Korban Merapi” 2011 lalu, dihujani dukungan dan direalisasikan hingga berjalan dengan sukses.


 2. 24 April 2011, “Underground United Benefit Event For Ucok” yang membuktikan bahwa underground scene tak hanya bernyali tapi juga punya hati, tujuan dari acara ini tentunya untuk menggalang dana demi biaya operasi Ucok ‘Ngantuk’ dari Divine (salah satu band Thrash Metal asal Jakarta) yang di diagnose menderita tumor di kepala.


3. “Dari Musisi Untuk Musisi: Solidaritas Untuk Donny Fattah,” yang diadakan di Rollingstone Café Jakarta dan ditayangkan Live di acara Radioshow TV ONE, Februari 2012 lalu. Di banjiri musisi-musisi rock antar generasi seperti Iwan Fals, Ariyo Wahab, Ridho & Abdee Slank, Geisha, Gigi, dan juga Oppie Andaresta. JSOP Band, beranggotakan beberapa mantan personel God Bless yaitu Jockie Suryoprayogo pada keyboard, Teddy Sudjaya pada drum, dan Eet Sjahranie pada gitar. Dengan dibantu gitaris Padi, Piyu dan bassist Edane, Daeng Oktav, mereka tampil membawakan lagu–lagu God Bless dengan beberapa vokalis secara bergantian, diantaranya Bagus Netral dan Ervin Edane. Bukti bahwa solidaritas musisi antar generasi dan aliran mampu bersatu dan berupaya menggalang dana untuk pengobatan musisi senior Donny Fatah, bassist band rock legendaris Indonesia, God Bless, yang sedang terbaring sakit akibat serangan jantung pada akhir bulan Januari lalu.


4. Gerakan 1000 Gitar Untuk Anak Indonesia adalah sebuah gerakan sosial yang berbentuk pembagian 1000 buah gitar akustik kepada anak-anak kurang mampu dari berbagai usia, suku, ras, dan agama.

Salah satu bentuk solidaritas antara musisi dan anak-anak kurang mampu yang ada di Indonesia. Pongki Barata, salah satu pendukung gerakan ini mengusulkan untuk membuat album gitar sebagai salah satu media untuk mendokumentasikan gerakan ini sekaligus menggalang dana. Pongki Barata lalu mengumpulkan sejumlah gitaris lain, antara lain Baim, Dewa Budjana, Piyu, Cella Kotak, Baron dan masih banyak lagi untuk mulai menggarap album tersebut. Semua yang terlibat dalam proyek ini tidak ada satu pun yang dibayar.


Gerakan ini terbuka untuk semua orang atau pihak yang memiliki visi sama dan ingin ikut terlibat di dalamnya, baik dari sisi moral, finansial maupun pendistribusian. Baik itu NGO, maupun yayasan, atau juga sesederhana individual yang ingin menyumbang, akan diolah untuk kemudian didistribusikan kepada anak-anak Indonesia yang kurang mampu.


Solidaritas adalah milik kita semua, termasuk kami para musisi!

The other of my source: Solidaritas dan Musisi (Krosboi Page)

Rabu, 20 Juni 2012

Pesona Pulau Tidung (Kepulauan Seribu)


Awalnya kita berencana mau liburan ke Ujung Genteng bareng teman-teman. Tujuan saya dan pacar adalah merayakan Anniversary pacaran kita yang ke 4 tahun. Tapi di hari H-nya tepat tanggal 14 Juni 2012 teman kami batal berangkan karena ada kendala yang tidak bisa dikompromi. Hemmm, sedih banget sih soalnya saya pingin banget pergi kesana. Kata pacar saya disana pantainya indah dan belum dijamah banyak orang.

Well, akhirnya kita buat Plan B. Setelah mikir-mikir dan googling mau pergi kemana, akhirnya kami memilih Pulau Tidung di Kepulauan Seribu. Karena kapal menuju Pulau Seribu hanya ada di pagi hari (jam 8) dan siang hari (jam 12), maka kami memutuskan berangkat pada tanggal 15 Juni 2012. Dulu kami pernah ke Pulau Pramuka (tahun 2010) jadi kami tau harus naik kapal dari mana.

on the way to the dock (Marina Ancol)
Pagi hari tiba, turun dari TransJakarta kami langsung masuk ancol yang sekarang biaya masuknya Rp. 15.000,- / orang. Kami langsung jalan kaki menuju Pantai Marina Ancol ke Dermaga yang paling pojok dimana kapal Kerapu sandar disana. Sampai di Dermaga paling pojok, ternyata kapal Kerapu sudah tidak ngetem disana. Kami tanya-tanya ternyata kapal Kerapu sudah pindah ke Pasar Kali Adem, Muara Angke. ”Fiuhhh, sudah jauh-jauh jalan malah jadi salah tempat”. Lalu kami memutuskan naik Taksi dari Pantai Marina ke Pasar Kali Adem, Muara Angke. Baru saja tutup pintu Taksi ada seorang pria mengajak kami berangkat bareng ke Pulau Tidung. Wah, kita dapet tebengan gratis ;) setelah ngobrol-ngobrol ternyata para bapak-bapak itu sedang dinas di Puskesmas Kepulauan Seribu. Tujuannya sih ke Pulau Pari, tapi mereka mengantar kami terlebih dulu ke Pulau Tidung, sekalian Sholat Jum’at.

on the way to Tidung Island (at Boat)


Perjalanan sekitar 1 jam, sesampai disana kami langsung berpisah dari bapak-bapak. Langkah awal kami menuju  pantai Tidung serta Jembatan Cinta-nya, penasaran sih. Jalan kaki dari Dermaga menuju pantai cukup jauh, sambil lihat-lihat penginapan. Sampai pantai kami memutuskan menyewa motor, harga sewa perhari Rp. 50.000,-. Setelah motor ditangan kami, kami mulai mencari penginapan kesana-kemari, dari ujung ke ujung. Tapi sayang sekali banyak yang sudah di booking dari jauh-jauh hari. Tips dari saya, booking penginapan sebelum liburan ke Pulau Tidung karena pada waktu Weekend Pulau Tidung berubah menjadi sangat ramai.

Yes, akhirnya dapat penginapan, setelah beres-beres kami istirahat sebentar dilanjutkan Sholat Jum’at untuk para laki-laki. Sorenya kami coba ke pantai yang berada di belakang dan jarang dikunjungi pendatang. Orang situ menyebutnya “Saung”. Sampai disana kami kaget kunci motor terjatuh. Akhirnya kami mencari bolak-balik. Eh tapi motor itu bisa pakai kunci apa saja, sementara kami gunakan kunci kamar untuk on/off motor sambil mencari-cari lagi. Alhamdulillah ketika sedang mencari ada warga yang menemukan kunci motor kami. Warga disana ramah-ramah dan selama saya disana barang-barang terasa aman (tapi tetap waspada). Lanjut jalan ke pantai yang ada saungnya. Pantainya tidak terlalu besar, tapi bersih dan pasirnya itu halus banget kayak lagi menginjak terigu.

Tidung Island (Pantai Belakang "Saung")
Hari kedua, pagi-pagi kami sudah bangun tidak mau ketinggalan momen-monen indah disini. Mulai mengarungi Jembatan Cinta sampai ke Pulau Tidung Kecil yang masih sepi karena wisatawan lokal belum berdatangan. Kapal datang dari Jakarta sekitar pukul 9 pagi. Jadi pantai akan ramai pada siang dan sore hari. kami balik ke Pulau Tidung Besar, ada anak-anak sekolah lompat dari Jembatan Cinta, seru banget. Lalu lanjut booking alat Snorkling dan Banana Boat, kami nunggu rame dan bisa Snorkling serta naik Banana Boat ramai-ramai. (Sewa alat Snorkling lengkap Rp. 35.000,- / orang dan Banana Boat Rp. 35.000,- / orang).

Jembatan Cinta




Jembatan Cinta
We're in love again


Siang tengah hari, kami berniat untuk Snorkling. Tapi masih sepi dan kami gak berani ke tengah-tengah laut karena kami gak bisa berenang. Kami hanya berenang disekitar Jembatan Cinta dari pukul 11.00 sampai 14.00, cukup lama untuk menjadi pecundang disana, hahaha. Tanpa disadari kacamata selam  yang saya pegang terjatuh, hiks. Cari sana-sini gak ada (panik). Akhirnya ada mas-mas sedang berenang (orang asli Pulau) saya minta tolong untuk mencari, dan mas yang lain bilang kalau kacamata renang itu harganya mahal sekitar Rp. 500.000,-. WOW, kami sangat terkejut, berdoa si mas-mas bisa menemukan (tambah panik). Ada 4 mas-mas yang bantu mencari, Alhamdulillah gak lama kemudian kacamata renangnya ketemu dikedalaman 3 meter. Thanks Massssssss!

prepare to Snorkling
Kembali ke tempat penyewaan alat Snorkling, mereka menyaran kami untuk menggunakan jasa Guide untuk melihat indahnya bawah laut. Tanpa disengaja ada dua wanita yang juga ingin Snorkling dan naik Banana Boat. Yap, akhirnya barengan dengan 2 wanita tersebut kami menyewa Guide untuk mengantar ke laut dengan kedalaman sampai 5 meter. Wowww, amazing! Indahnya dunia bawah laut, seperti aquarium raksasa!

Setelah selesai Snorkling, kami lanjut naik Banana Boat. Pengunjung sudah mulai ramai untuk menyewa alat-alat Water Sport. Seru banget, kelihatannya ngeri tapi ternyata biasa saja. Ada juga Water Sport lain seperti Donat,  Hantu Laut dan lain-lain yang disewakan hanya Rp. 35.000,- / orang. Kalau untuk Jetski lebih mahal harga sewanya, Rp. 200.000,- untuk 15 menit saja.


Sore datang, terasa sangat lelah tapi kami tetap tidak mau ketinggalan momen-momen indah. Pulang ke penginapan, mandi, beres-beres, sholat lalu lanjut ke plan berikutnya dinner “Makan Ikan Bakar”. Sebelumnya kami cari oleh-oleh dulu, kalung-kalung lucu, bintang laut dan kerang-kerangan laut, terjangkau harganya. Lalu kami minum Kelapa Hijau dulu, harganya Rp. 7000,- / kelapa. Ikan Ela, seporsi Rp. 50.000,- ikannya besar dan bisa berdua, yummyyyy. Sudah malam, sudah kenyang, lalu pulang ke penginapan. Packing-packing besok pagi harus pulang.


dinner (ikan bakar)
Pagi harinya kami siap untuk kembali ke kota Jakarta. Beli tiket kapal Kerapu dulu. Woup, tiket sudah dibooking sampai keberangkatan siang hari pun sudah habis, alamakkkk. Terpakas naik Kapal lain, Kapalnya lebih besar dan ber-AC harganya pun 2x lipat dari harga Kerapu Rp. 70.000,- / orang. Yowes lahhhh, yang penting kita pulang. Tips dari saya, booking tiket kapal untuk pulang sehari sebelum pulang. Welcome to Jakarta :)

Kamis, 03 Mei 2012

NGOPI Bareng Detik Inet

Rabu, 2 Mei 2012 kemarin seneng banget gue kepilih jadi peserta NGOPI Detik Inet. Topik yang dibahas juga sangat menarik, terlebih lagi gue kerja sebagai Social Media Manager. Banyak kalimat-kalimat pusaka para Narasumber yang membuat gue berpikir lebih dalam lagi tentang social media. Dan juga menambah semangat gue untuk berbisnis di social media. Acara Ngopi ini bertema "Personal Branding & Social Media". Acaranya berlangsung selama kurang lebih 2 jam di Lobby Bank Mega yang bekerja sama dengan Coffee Bean di Jl. Kapten Tendean, Jakarta Selatan.

Baiklah, gue gak mau berpanjang-panjang ria. Singkat padat dan to the point aja yah. Gue ceritain dulu tentang 2 kisah menarik para narasumber dan poin-poin penting yang gue rangkum dari para narasumber (gue nyebutnya Kalimat Pusaka).

"Ketika keterbatasan mendengar menjadi sebuah kelebihan," Angkie Yudistia.
Angkie Yudistia (@AngkieYudistia), seorang wanita tuna rungu yang menggunakan social media sebagai alat komunikasinya. Berawal dari umur 10 tahun ia over dosis antibiotik sehingga pendengarannya terganggu dan hingga sekarang menggunakan alat bantu dengar untuk berkomunikasi dengan lawan bicaranya. Tapi sejak ada social media semua memudahkannya. Berawal dari kesendirian yang membuat ia ingin menumpahkan semua isi hatinya, lalu ia menggunakan social media (Friendster, awalnya). Namun, sejak social media berkembang ia merasa social media sangat bermanfaat bagi kaum Tuna Rungu sepertinya, mulailah ia mencari teman-teman yang serupa dengannya. Dan akhirnya ia sudah tidak merasa sendiri lagi, ia merasa ternyata banyak teman diluar sana. Sehingga ia membuat program bernama PITA BIRU. Suatu program social yang ia ciptakan dengan teman-temannya. Dia tidak menerima uang untuk menbantu orang lain, karena hal lain seperti pendidikan adalah hal yang paling dibutuhkan, “kalau uang cepat habis” ujarnya. Ia juga penulis sebuah buku berjudul "Perempuan Tuna Rungu Menembus Batas". SALUT!


Bisnis Tanpa Strategi Maicih
Dimas Ginanjar Merdeka (@BobMerdeka) adalah salah satu pencetus dan owner keripik pedas Maicih. Awalnya ia hanya berjualan untuk mencari uang tambahan. Dan ia menjual produk Maicih di akun Twitter pribadinya. Dengan tweet dan promosi yang konsisten akhirnya meningkatkan permintaan produk MAICIH. Ia tidak mempunyai strategi untuk memasarkan Maicih di social media, ia juga tidak mempunyai target hingga Maicih menjadi besar seperti sekarang ini. Akhirnya ia membuat akun twitter dengan ID @maicih, dengan konsisten ia mempromosikan Maicih yang akhirnya dikenal seBandung, seJawa lalu seIndonesia.
Menurut Dimas, berita negative 5x lebih cepat tersebar dibanding berita positif. Saat itu banyaklah bertebaran produk Maicih palsu. Bahkan sampai consumer mengira produk Maicih Dimas-lah yang palsu. Pencetus Maicih pertama kali adalah beliau. Dimas terus dibanjiri tweet-tweet negative. Awalnya ia kepancing emosi, tapi akhirnya dia berpikir untuk menghadapi dan menjawab semua komentar miring dengan cara yang positif.
Menurut Dimas juga, isi tweet tidak melulu harus promosi. Tapi isi juga dengan tips, program-program menarik, dll. Maicih mempunyai program "Aksi 1 Coin 1 Leaf", setiap pembelian produk Maicih berarti pembeli menyumbangkan uang Rp. 100,- yang akan dikonversi dalam setiap bulannya dengan mewujudkan program-program sosial berbasis kepedulian terhadap lingkungan, bekerja sama dengan beberapa organisasi nirlaba juga organisasi terpercaya dalam bidang perbaikan lingkungan. SALUT!

Menarik kan kisah-kisah mereka? Untuk lengkapnya lo bisa langsung kunjungin ke Website Mereka http://angkieyudistia.com/ dan http://maicih.com. Sip asoy!


Kalimat-kalimat pusaka (poin-point penting dari Narasumber)

1. Pemiliknya Maicih kakak beradik dari Bandung
Logo Maicih ada yang kepalanya menghadap kedepan (milik si kakak), ada jg yg menghadap kesamping (milik si adik).

2. Orang yang berkarakter adalah orang yang konsisten
Ciptakan suatu karakter yang membuat orang lain tertarik mem-follow Twitter lo, bentuk juga suatu pencitraan yang menunjukin “ini loh karakter dan image lo”. Tulislah Bio sesuai dengan karakter lo, jangan tulis Location Twitter lo dengan  nama “Dihatimu”. Itulah pencitraan diri, sangat penting. Biasanya orang yang berkarakter dan konsisten lebih berpengaruh bagi khalayak.

3. Menggunakan social media harus konsisten
Kalau lo update status 2x sehari ya lakukan itu setiap hari 2x. Kalau lo update status 3x seminggu ya lakukan aja, yang penting konsisten. Ibarat langganan koran, tiap hari dikirimin koran. Senin, Selasa, Rabu tapi kalau tiba-tiba Kamis gak ada kiriman koran pasti akan terasa mengganjal dan pasti akan ditunggu-tunggu.

4. Blackberry Holic
Banyak banget orang yang menikmati dunianya sendiri di social media, apalagi dengan adanya teknologi yang mempermudah dan mobile. Contohnya Blackberry, sebelum tidur pasti kita cek BB, bangun tidurpun kita cek BB. "Mungkin bagi sebagian orang itu adalah masalah, tapi buat saya tidak karena yang jadi masalah itu kalau BB-nya kecemplung dalam air," Donny BU. Hal ini membuktikan bahwa social media sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia sekarang ini.

5. Mempunyai Followers 200, berarti lo punya kelainan alias freak
Biasanya, akun Twitter mempunyai followers 126 aja (standarnya). Tapi kalau lo punya Followers diatas itu berarti lo mempunyai kelainan.... YES! Gue punya kelainan :p

Ya gitu deh yang gue tangkep dari obrolan di event Ngopi kemarin. Mudah-mudahan bermanfaat buat lo semua ya guys ;)



Narasumber :
1. Donny BU (Praktisi, Dosen & Social Enterpreneur)
2. Angkie Yudistia (Social Enterpreneur, Model & penulis buku "Perempuan Tuna Rungu Menembus Batas")
3. Dimas Ginanjar Merdeka "Bob Merdeka" (Founder Maicih Keripik Pedas)

Kamis, 17 November 2011

Halloween VS Bu Raden :p

Di suasana Halloween,kita make over jadi hantu

Halloween @PBC

Laura, Fuckri, Glenda, Mas Gun
Mas Gun & Laura
Laura






Bonus nih :D


Bang Kumis bilang pissss :D
Bu Raden

Jumat, 28 Oktober 2011

29 WAYS TO STAY CREATIVE

There's so much ways to be creative. See, think and act! 


1. Make list
2. Carry a Notebook everywhere
3. Try free writing
4. Get away from the computer
5. Quit beating yourself up
6. Take breaks
7. Sing in the shower (when you take a bath)
8. Drink coffee
9. Listen to new music
10. Be open
11. Surround yourself with creative people
12. Get feedback
13. Collaborate
14. Don't give up
15. Practice, practice and practice
16. Allow yourself to make mistakes
17. Somewhere new
18. Count your blessing
19. Get lost of rest
20. Saffty - Risk
21. Break the rules
22. Don't force it
23. Read a page of the dictionary
24. Create a framework
25. Stop trying to be someone else's perfect
26. Got an idea, write it down
27. Clean your workspace
28. Have fun


Imaginations is more important than knowledge, for knowledge is limited.
Whereas imagination embraces the whole world.


Source: Youtube
Goodluck guys :)

My Favorite TVC (Nutrilon Royal 3 and M-150 Hero)


NUTRILON ROYAL 3


Iklan ini sangat menginspirasi, berisi tentang harapan dan mimpi. Memang kita harus banyak bermimpi dan berusaha keras untuk mewujudkannya.


I want to live my life to the absolute fullest
To open my eyes to be all i can be
To travel roads not taken, to meet faces unknown
To feel the wind, to touch the stars
I promise to discover myself
To stand tall with greatness
To chase down and catch every dream
LIFE IS AN ADVENTURE

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

M-150 HERO

Iklan ini sangat menunjukan sebuah penghargaan seorang pria terhadap wanita.
Perjuangan seorang lelaki jantan demi membahagiakan wanita-wanitanya
Seorang ibu dan seorang istri, dua makhluk indah ciptaan Tuhan
Yes, a man is a hero :)




Selasa, 11 Oktober 2011

Dalam setiap kehidupan begitu banyak pelajaran, tentang bagaimana kau hidup disana, disini, dengan apa dan siapa. Semua berawal dari ketidaktahuan, karena hanya Allah lah Yang Maha Mengetahui.

Aku juga tidak tahu akan menjadi apa, segala cita-cita dan harapan hanya untuk satu tujuan, bahagia. Bahagia bersama orang-orang yang sayang dan menyayangi kita. Tapi, tidak semudah itu kau mempunyai keinginan. Karena semua hal dimulai dari "0" (nol)!